Kuliah Kerja Nyata Paket Instan

brawijaya night view

Awal tahun 2013 keseharian saya diisi dengan berbagai macam kesibukan. Rencana liburan sebelum klinik pun harus ditunda lagi hingga semuanya beres. Mahasiswa semester tujuh mendapat beban SKS untuk menyelesaikan PKNM. Pknm itu semacam KKN namun kami di FK Brawijaya dapet kesempatan once in a lifetime untuk jalanin KKN hanya dalam 10 hari. Kok bisa? Kami tenaga kesehatan sengaja dibuatkan suatu  program khusus untuk kerja lapangan hanya dengan sesama teman sejawat dan hanya dalam waktu satu mingguan. Pertama tama kami dikumpulkan antar jurusan yg terdiri dari dokter, dokter gigi, gizi, bidan, farmasi dan perawat untuk saling mengenal. Setelah itu kami dikasi kuliah dan disuruh menyiapkan semuanya sendiri. Setelah terpilih ketua kelompok dan saling berkenalan, dimulailah suatu pengalaman selama total 21 hari yang tak akan kami lupakan seterusnya.

Saya masuk ke dalam kelompok 18. Setiap kelompok terdiri atas 12 orang dari berbagai jurusan. Kelompok 18 berisikan Bogi, Ifa, Tristy, Icha, Ara, Ivo, Jajang, Duhita, Dina, Chris, Eric, dan saya sendiri. Kami kebagian masalah kesehatan anak SD di desa Kedungrejo. Minggu akhir Desember kami isi dengan pembuatan rencana penyuluhan mulai dari survey hingga pembuatan proposal. Untuk data penyakitnya kami ambil dari Puskesmas Kecamatan dan berhubung semuanya masih liburan tahun baru, kami harus bekerja ekstra keras. Saat itu kami mencari data ke rumah salah seorang petugas Puskesmas. Saat tiba di rumahnya, dia gak mau keluar dan menemui kami. Dia sembunyi di balik mobil cuciannya. Akhirnya kami pun mendekatinya dan memperkenalkan diri. Ternyata lucunya kita dikira petugas bank yang akan menagih sesuatu Walaaah.

Masalah kesehatan pada anak SD gak muluk muluk. Dari data yang kami dapet ternyata penyakit yang paling sering itu seputaran masalah gigi dan kulit. Kami akhirnya sepakat untuk memberi penyuluhan tentang karies gigi. Drama dan sikat gigi bersama serta kuis ranking satu kami pilih sebagai acara utama yang akan diterapkan. Untuk data awal, kita ditugaskan oleh dosen pembimbing untuk survey ke anak anak yang tinggal di seputaran SD. Jadilah kami muterin desa Kedungrejo untuk nyari anak anak kecil untuk ditanyai berbagai pertanyaan. Saat temen sekelompok keliling, saya dan cowok cowok lainnya sengaja pergi ke rumah warga dan ternyata di sana kita disuruh masuk dan disuguhkan makanan serta minuman. Ibu pemilik rumah kemudian memanggil semua anak tetangga nya dan dikumpulkan di depan hadapan kami untuk ditanyai, enaaaknya.

sebelum berangkat

FYI, desa tujuan kami KKN itu jaraknya tidak terlalu jauh dari kampus. Desanya agak keluar kota sedikit dan letaknya di pinggir jalan. Jadinya kita pulang pergi saat KKN. Hanya FK Brawijaya yang bisa begini. Setelah semua persiapan selesai, akhirnya ditetapkan kegiatan penyuluhan akan dilakukan dua hari yaitu tanggal 8 dan 9 Januari 2013. Hari pertama, acaranya adalah drama tentang seorang anak yang kena gigi berlubang karena jarang sikat gigi. Kami membagi diri menjadi dua kelompok pementas untuk setiap kelas mulai kelas 1 sampai kelas 6. Setelah drama ada acara sikat gigi bersama. Emang dasar anak SD nakal nakal, setelah berkumur,  mereka saling menyembur air kotor ke temennya.

Hari kedua diisi dengan kuis ranking satu. Kami masuk ke kelas 4, 5, dan 6 untuk memilih satu orang terpintar menjadi dokter gigi cilik. Setiap anak kami beri dua kertas berwarna merah dan hijau. Pertanyaan yang kami berikan adalah pertanyaan benar atau salah. Jika benar angkat kertas hijau dan kalau salah warna merah. Entah karena soalnya emang susah atau anak anaknya gak niat, di pertanyaan ke sepuluh hampir setiap anak menjawab salah. Akhirnya kami membuat soal ‘bonus’ yang jawabannya bener bisa ikut kuis lagi. Setelah persaingan sengit yang intens dan seru *lebay akhirnya terpilih lah dokter gigi cilik yang akan ‘memimpin’ teman temannya untuk menjaga kesehatan gigi.

Setiap hari setelah kegiatan usai, kami mendapat kemurahan hati para guru untuk makan bersama. Kami sempat merasa gak enak, tapi toh kami juga dengan lahapnya menyantap hidangan yang disediakan, what a treat. Sebelum pulang, kami diserbu oleh anak anak yang ingin meminta tanda tangan dan nomor hape. Berasa artis dadakan, saya dan teman teman sampai harus menghindar dari kejaran fans sehari. Tidak heran sampai sekarang masih banyak sms yang bunyinya “gy apa kk” masuk ke hape kami.

first impression

sikat gigi bareng

narsis gila

pak ketua super

Kegiatan akhir dari KKN ini adalah presentasi hasil ke dosen pembimbing. Hasilnya? Bisa dibilang kami berhasil. Rangkaian kegiatan selama 3 mingguan ini cukup diapresiasi oleh pembimbing kami. Di akhir minggu setelah presentasi, kami langsung liburan ke pantai goa Cina. Thank you guys, semoga akhir kegiatan KKN ini bukanlah akhir pertemanan kami, melainkan awal kenangan indah selanjutnya. 

at goa cina

Sumber gambar : doc pribadi PKNM Kelompok 18

Rio Wirawan Djohar fb @reeyouwsphotography

Iklan

14 pemikiran pada “Kuliah Kerja Nyata Paket Instan

  1. Wah sepertinya seru banget KKN-nya.. Apalagi lumyan ya dapet undangan makan gratis terus *eh* hihihi

    Pantainya indah banget deh.. Udah lama ga pernah ke pantai.. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s