Do You Believe In Myths?

mitos ilustrasi

Pernahkah kalian mendengar mitos kalau mengunjungi candi Prambanan ‘seorang diri’ bakalan sulit ketemu jodoh? Well saya sebagai seorang jomblo daripada nggak menikah sampai umur 50an lebih baik mengurungkan niat dulu buat ke sana. Walaupun kesannya supernatural, mitos mitos seperti ini sering kita jumpai di kehidupan sehari hari baik di Indonesia maupun di luar negeri. Mitos atau myth ternyata memiliki sejarah pemikiran cukup panjang dan hingga kini masih mempengaruhi cara hidup banyak orang. Apa sih sebenarnya mitos itu? Berikut ini penjelasannya beserta fakta – fakta menarik tentang mitos…

Basic stuff Myth atau mitos berasal dari bahasa Yunani mythos yang artinya cerita atau kata. Mitos sendiri bisa mengacu pada ilmu tentang mitos atau kumpulan cerita. Mitos berarti suatu narasi yang disucikan tentang asal usul kehidupan alam dan manusia hingga bisa seperti sekarang. Mitos bisa dikatakan sebagai ‘ideology in narrative form’. Mangandung unsur supernatural (dewa – dewa, mahluk ajaib, dsb) yang biasanya menjelaskan kejadian masa lalu dan ajarannya berkesinambungan dengan ajaran agama saat itu.

Mitos sudah berkembang sekitar 600 tahun sebelum Kristus di Yunani. Para dewa Yunani dinamakan Zeus dan Apollo, Hera dan Athena, Dionysos dan Asklepios, Herakles dan Hephaestos yang kebanyakan ditulis oleh Homer dan Hesiod. Bisa dikatakan bahwa mitos itu dibuat oleh manusia untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi. Perkembangan mitos ini dahulunya dikecam oleh para filosof awal Yunani karena para dewa dianggap terlalu mirip dengan manusia. Mereka mempertanyakan kebenaran mitologi ini yang sebelumnya telah diyakini turun temurun.

Fun Facts About Myth Walaupun sering dipertanyakan kebenarannya, terdapat beberapa mitos menarik yang sering diperdebatkan diantaranya

  • Rainbow Serpent. Merupakan mitos tertua umat manusia yang berasal dari kebudayaan suku Aborigine Australia. Mitos ini meyakini bahwa dengan ‘membuat’ suatu motif ular pelangi (rainbow serpent), hujan dapat diturunkan. Hingga kini mitos ini masih dipercayai dan tiap tahun dilakukan Rainbow Serpent Festival lengkap dengan tarian, musik, dan hiruk pikuk penonton.
  • Islandia, negara yang letaknya di ujung utara bumi ini, masyarakatnya sangat mempercayai mitos mitos Viking dan mahluk mahluk ajaib seperti  peri dan kurcaci. Mereka kadang takut keluar saat gelap karena mitos ini. Kegelapan yang menyelimuti Islandia bisa hingga enam bulan penuh hingga tidak mengherankan jika mitos seperti ini masih diyakini.
  • Di Indonesia sendiri, mitologinya dipengaruhi oleh Mitologi India seperti Pandawa Lima dan Cerita Ramayana. Cerita cerita seperti Malin Kundang, Tangkuban Perahu dan Sangkuriang masih ada di masyarakat kita.

 

mystic iceland athens city of gods

Philosophical Question Asal mula mitos. Anggaplah kita hidup di jaman ratusan tahun sebelum masehi. Kehidupan rakyat masih sangat sederhana. Sains belum berkembang. Untuk mencari informasi saja kita harus bertanya pada ‘orang bijak’ yang belum tentu mengetahui segalanya. Tatanan kehidupan kita diatur oleh agama yang masih tergolong primitif. Suatu ketika petir dan badai menerjang desa. Kita yang masih belum tersentuh ilmu pengetahuan akan bertanya, Apa dan Bagaimana sih proses terjadinya Petir? Petir yang sejatinya kilatan cahaya saja kita belum tahu. Pada akhirnya kita akan mengarang cerita bahwa dewa atau Yang Maha Kuasa sedang marah dan mengayunkan tongkatnya dengan kuat sehingga terbentuk suara dan cahaya menggelegar di langit. Cerita kita ini kemudian kita percayai dan akhirnya turun temurun akan dianggap sebagai asal mula petir (Jadilah Mitos).

Itu tadi sedikit mengenai mitos mitos dan asalnya. Do you believe in Myths?

Rainbow Serpent 2012 Victoria

Sumber:

Wikipedia,

Timothy Lemke, Ehow.com

The Geography of Bliss – Eric Wiener

Inspired by Sophie’s Verden by Jostein Gaardner

 

 

 

Iklan

21 pemikiran pada “Do You Believe In Myths?

  1. hm..kadang bingung juga mau bersikap apakah percaya atau tidak! Tapi kita pake logika aja, seperti ini: kan ada mitos tuh katanya kalo sepasang kekasih jalan2 di kebun raya bogor nantinya bakal putus. Ini mungkin aja terjadi, kan bisa saja pas di dalam kebun raya salah satu dari mereka kepincut dan main mata sama pengunjung kebun raya lain, terus ujung2nya pasangan itu berantem lanjut putus hubungan. Gitu bisa kan?
    Tapi terlepas dari mitos itu, kakak saya dan mantan pacar (sekarang suami) dulu pacaran sering jalan2 kesana, ga terjadi tuh! malah sekarang udah beranak 4! hihi..

  2. bener banget mbak lucu, hihihi sampe putus ya salah kita sendiri, apapun kalo mau dipikir logika juga bisa masuk akal ya mbak. Tapi kadang ada yang mau dipikir sampe jungkir balik tetep ga nemu logikanya. Mau ga mau akhirnya diikutin. Makasih ya mbak sudah berkunjung 🙂

  3. saya suka cerita2 mitos karena jelas2 sudah ada penjelasan ilmiahnya. yang gak begitu saya sukai adalah mitos2 yang muncul di jaman moderen seperti sekarang. seperti ada sumber air tiba2 muncul di suatu tempat, trus orang berbondong2 ngambil airnya karena dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. 😕

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s