Semester Tujuh, Semua Terakhir

library art

Mulai semester ini saya resmi jadi mahasiswa tingkat akhir. Gak terasa sudah bulan November dan bentar lagi (semester depan) sudah masuk ko ass. Perasaannya? seneng sih sudah mau jadi dokter muda tapi sedih juga harus ninggalin dunia perkuliahan yang udah dijalani selama tiga tahun. Yang paling bikin kangen tentunya ngumpul bareng teman sekelas. Bayangin aja, mulai dari semester satu, kita udah bersama melewati suka duka perkuliahan. Sistem di FK Brawijaya agak berbeda yaitu menggunakan sistem blok, jadinya satu angkatan dibagi menjadi tiga kelas besar dan terus bersama hingga akhir.

Keseharian semester tujuh ini rasanya agak lebih ‘santai’ ketimbang semester sebelumnya. Yang paling nyantai itu hari Senin, pelajarannya hanya bahasa Inggris selama dua jam, setelah itu pulang (jarang loh dapet jadwal kaya gini). Hari berikutnya diisi dengan kuliah mulai dari Endokrin, keselamatan pasien, kedokteran tropik dan forensik. Β Biarpun nyantai, semester tujuh ini bikin sedih karena hampir semua kegiatan yang kita lakukan adalah yang terakhir.

Biasanya tiap blok baru, kita selalu dapet jadwal diskusi kelompok kecil. Diskusi ini biasanya berupa modul yang dikerjakan di rumah. Dulu pas semester satu, kita pada rajin banget ngerjaiin pake tulis tangan dan nyari sumber yang relevan. Sekarang, jangankan tulis tangan, baca soalnya aja belum tentu. Jadi ceritanya kemarin itu diskusi terakhir kelompok saya. Kita sengaja pake baju yang seragam terus foto – foto, sedih men.

Udah gak terhitung banyaknya ujian yang kita jalani. Hampir tiap blok ujian, abis materi dikit ujian. Beberapa minggu yang lalu itu kita UTS untuk terakhir kalinya. Biarpun soalnya gila susahnya, suasana ujian bareng – bareng itu yang bikin kangen. Khusus untuk ujian anatomy semoga ini yang terakhir haha. Saya yang tiap semester selalu ikut Semester Pendek anatomy, rasanya sudah cukup untuk kali ini. OSCE atau ujian keterampilan juga akan jadi yang terakhir selama kuliah. Tapi gapapa, soalnya OSCE selalu bikin tegang terutama bunyi bel pergantian shift dan harus hapal langkah pemeriksaannya.

semester satu ke pantai

semester tujuh udah cool

Liburan kelas juga memasuki tahap tahap akhir. Sejak semester satu kita selalu pergi bareng buat liburan. Pertama kali itu nekat ke Pantai Balekambang, terus ke Coban Rondo, BNS, Jatim Park, hingga ke pulau Sempu. Minggu lalu kita sekelas nginep di villa Coban Rondo selama tiga hari sekalian mengenang masa masa kuliah.

Semester tujuh waktunya ngerjain skripsi. Harusnya semester ini selesai dan sidang jangan ditunda tunda. Saya yang masih stuck di Bab 5 harus ngebut ngejar target ujian Desember. Mudahan aja lancar. Well itu tadi keseharian saya di semester tujuh ini, bisa dibilang apapun yang saya kerjakan akan jadi yang terakhir di masa kuliah. Sedih sekaligus senang sudah mau lulus. Semoga di semester tujuh ini semua target saya lancar sesuai resolusi taun baru kemarin, Amin..

almost there

Sumber gambar:

mario mural columbus college of artΒ http://cdn.inquisitr.com

http://www.mydisgruntledlife.com

Iklan

34 pemikiran pada “Semester Tujuh, Semua Terakhir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s